Posts

Satu.

Ketika kamu melihat angka sebagai judul dalam laman ini, itu berarti kamu sedang membaca tulisan paling rapuhnya seorang aku. Tentunya, ini ditujukan untuk orang terkasih yang sangat aku rindukan. Tenang. Kata-kata sendu ini bukan untuk seorang pemuda, melainkan untuk bidadari-bidadari yang insyaAllah sama-sama berkumpul di surga-Nya nanti. Jatuh hati itu memang nyata adanya.  Namun jatuh hati yang sesungguhnya harus ada alasannya. Alasan yang tepat itulah yang tak akan membuat hati jatuh kecewa. Kalau alasan jatuh hati hanyalah karena sesuatu yang fana, itu bukan jatuh hati, melainkan sengaja menjatuhkan hati agar ia tak menjadi hati yang seutuhnya kembali. Kalau alasan jatuh hati karena sama-sama inginkan surga sebagai tujuan, itu yang dinamakan jatuh hati yang paling menyenangkan.  Meski tingkahnya yang belum dewasa atau sifatnya seperti permainan ular tangga, jika akhirnya menginginkan kebahagiaan yang abadi, maka ia akan memperjuangkan misi yang telah ia ukir bersama saa...

Prolog

Prolog kali ini adalah awal dari sebuah pilihan yang mengubah seluruhnya. Ia menguatkan hubunganku dengan pemilik semesta, menaruh cinta yang dalam pada agama yang sebenarnya, memberi arti bersama  manusia lainnya dengan visi yang sama, hingga mengubah cara pandangku terhadap dunia yang fana. ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Catatan ini diambil pada hari Minggu, 25 Agustus 2019 selepas melaksanakan ibadah sholat Isya'. Tulisan pada tanggal tersebut adalah pembuka untuk kehidupan yang telah aku pilih dan atas ridha-Nya, Allah izinkan aku tinggal bersama manusia Rumah Cahaya. Malam itu, Ummi (guru Rumah Cahaya) memberikan wejangan kepada kami, manusia yang akan menempati rumah tersebut. Ada beberapa poin penting yang beliau tekankan sebagai berikut: 1. Rumah Cahaya adalah tempat belajar bersama-sama. 2. Di rumah ini, kita butuh teman untuk mengajarkan cara saba...

Pengantar

Aku ingin mengucapkan selamat kepada kamu karena telah menemukan tulisan ini. Entah apa yang ada di pikiranmu, namun terima kasih sudah berkunjung. Satu hal yang pasti, ketika kamu memutuskan untuk melihat apa yang ada disini, berarti kamu sudah siap untuk menjelajah bersama di dalam lautan pikiranku.  Sebelum kita pergi ke pengantar yang singkat, aku ingin mengingatkan padamu untuk mengambil pesan yang baiknya saja. Mengapa? Karena segala sesuatu yang baik datangnya dari Allah. Aku, hamba-Nya, hanyalah sebagai perantara. Jika ada tulisan yang kurang berkenan, aku mengucapkan permohonan maafku. -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ketika memulai untuk mengetik sebuah pengantar, aku harus mengembalikan pada niat awal.  Apa landasan aku membuat ini semua? Sebetulnya, menulis merupakan kesukaan sejak lama. Ketika ada kejadian yang membekas, menulis akhirn...